Mmm, Banyak yang mengira - ngira seperti apa masa depan yang akan datang. Ada yang menyatakan akan adanya masa depan karena revolusi besar - besaran baik di bidang politik negara , hubungan internasional , hiburan , gadget , sampai ke industri otomotif . . .
Nah kali ini saya mencoba mengulik sedikit tentang konsep - konsep mobil maupun motor di masa depan.
berikut beberapa ulasannya :
Konsep motor masa depan yang pertama adalah sebuah konsep dari seorang seniman asal korea yang bernama Jaewan Jeong, Konsep motor ini merupakan hasil imajinasinya. Meski masih berupa konsep namun motor ini terlihat cukup menjanjikan. Desainnya yang begitu ramping dan sangat fleksibel dari segi body part'snya maupun mesin yang digunakannya. Motor ini di konsepkan ramah lingkungan dengan bahan bakar dari bio diesel yang hemat.
Beban dari motor ini di perkirakan mencapai 18 kg dan di lengkapi mesin turbo injeksi yang sangat mutakhir dan modern. Nama motor unik ini masih di rahasiakan akan tetapi di perkirakan motor ini akan dapat terwujud pada abad 22. kita tunggu saja bagai mana kelanjutannya . . . :-)
Selanjutnya sebuah konsep mobil dari salah satu perusahaan ternama asal jepang yaitu TOYOTA yang meluncurkan sebuah konsep mobil masa depan yang sangat spektakuler yang di berinama TOYOTA FUN VII yang bergaya modern bersifat body LED layaknya Gadget IPhone dari produsen Apple. Yah bagaimana tidak hebat, karena hampir seluruh bagian dari body mobil ini dilengkapi dengan teknologi canggih yang dapat mengvisualisasi kan gambar maupun efek visual lainnya sehingga tampilan dari mobil ini dapat berubah - ubah sesuai keinginan kita. Selain itu mobil ini dapat di katakan Full Otomatis karena memiliki sistem operasi layaknya komputer sehingga mobil ini mendapat julukan " Smart Car".
Gimana, keren - keren kan?
Jadi gak sabar nunggu masa depan . . . :-)
Saturday, December 17, 2011
Monday, December 12, 2011
Friendship
Apa arti Sahabat ?
Sahabat. Apa sih arti dari sebuah persahabatan?? Ada yang bilang sahabat itu adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita. Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng. Tetapi salah satu sahabat saya bilang, sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka, tapi tahu batas dimana suatu saat ketika teman dapat masalah, kita harus membiarkan dia mengatasi masalahnya sendiri agar teman tersebut tumbuh lebih matang dan mandiri.Terkadang saya dengan enteng menyebut, dia itu sahabat saya. Tapi ketika ditanya ini itu tentang sahabat saya yang berhubungan dengan keluarga, pendidikan dan lain-lain, saya bingung jawabnya. Dari situ saya mikir, apa saya ini sahabat yang baik? Apa saya pantas disebut sahabat? Karena saya menganggap sahabat adalah orang yang bisa melihat kita dari hati ke hati, bukan karena tampang, materi, latar belakang, pendidikan dan lain-lain. Karena itu saya memang jarang menanyakan hal-hal yang berbau privacy ke sahabat-sahabat saya. Saya lebih sebagai pemberi masukan dan penerima keluh kesah sahabat-sahabat saya. Bukannya saya orang yang nggak peduli dan nggak mau tau, tapi menurut saya persahabatan bukan dinilai dari sedalam apa kita tau tetek bengek orang tersebut, melainkan sedalam apa kita memahami orang tersebut. Saya sudah ngerasain pahitnya persahabatan ketika saya bilang dia sahabat saya, ternyata dia hanya memanfaatkan apa yang saya punya dan lain-lain. Ketika saya sedang jatuh, dia malah meninggalkan karena merasa ga ada yang bisa diberikan oleh saya.
Cuma segitu arti persahabatan ??
Suatu hari saya menyatakan A adalah sahabat saya. Ketika A ditanyakan, siapa sahabat kamu, A menjawab B, C, D, namun tidak menyebutkan nama saya. Dari sini saya mencoba memikir ulang. Apakah saya bukan termasuk sahabatnya? Apa saya bukan sahabat yang baik? Hal ini sering terbesit dalam pikiran saya Teman saya banyak. Saya pergi dengan teman-teman yang berbeda. Namun apakah mereka adalah sahabat saya? Karena terkadang teman untuk hang out berbeda dengan sahabat.
Ada seorang sahabat saya mengirim sms pernyataan, “Saya nggak berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan yang terlalu besar. Saya cuma berharap suatu hari nanti kalo dengar nama saya, kamu bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat saya.” Damn! Itu benar-benar merasuk ke hati saya. Itulah kata-kata yang saya cari. Saya tidak butuh pernyataan apa-apa. Tapi ketika ada orang menyebutkan nama saya, ia akan bilang “Chika adalah sahabat saya”. Saya nggak perlu menyebutkan siapa-siapa aja sahabat saya, because you know who you are. Buat saya, sahabat adalah orang yang menganggap saya sebagai sahabat. Kita tidak perlu nyebutin sahabat saya adalah A, B, C, D, E. Karena 1 nama saja terlupakan, orang itu pasti akan sedih. Begitupun sebaliknya. Kalo sahabat kamu menyebutkan nama-nama sahabatnya namun lupa untuk menyebutkan nama kamu, kamu pasti sedih. Karena itu saya cuma bisa dibilang orang-orang yang merupakan sahabat saya adalah orang-orang yang menganggap saya sebagai sahabat.
Berikut adalah kutipan pernyataan dari seorang sahabat:
Seorang teman tetap memberi ruang gerak pribadi, privacy sebagai seorang manusia. Dan kita akan berasa deket dengan dia walaupun ga ketemu dan ga kontak dalam waktu yang lama. Karena pertemanan itu pada dasarnya dari ikatan hati. Ga bakal ilang walaupun dimensi jarak memisahakan kita. Kita harus mengkui bagaimanapun juga kita ga bisa menghilangkan dia dari hati kita. Dan tanpa teman, kita ga akan seperti sekarang ini.
Chika says :
“Manusia selalu hidup berkelompok. Tiada manusia yang
dapat hidup dalam kesendirian. Apabila ada, maka manusia tersebut
benar-benar mahluk yang malang dan hidupnya tentu tidak berwarna.”
Muschi Says :
"Manusia di ciptakan sebagai makhluk sosial yang hidup bersama di muka bumi. Tak ada seorangpun yang hidup sendiri tanpa perlu bantuan orang lain. Maka jagalah sahabatmu, karna tanpanya hidupmu akan dipenuhi kesulitan yang tak akan pernah selesai."
Sumber : http://chikastuff.wordpress.com/2007/01/25/apa-arti-sahabat/
Subscribe to:
Posts (Atom)




